Sebagaimana biasa, tiap kali ada keluarga di Tarbiyatut Tholabah yang meninggal, teman-teman Wasiat selalu mengadakan doa bersama. Seperti juga malam itu. Setelah mendengar meninggalnya salah satu sesepuh guru di Tarbiyatut Tholabah, Pak Wujud, teman-teman langsung berinisiatif untuk kirim doa. Jadilah, pada Senin malam (9/2/09) mereka membaca yasin dan tahlil bersama. Acara dilaksanakan di base camp Wasiat Jakarta.
Acara baca Yasin dan tahlil dipimpin langsung oleh ketua umum Wasiat, M Shorih Kholid. Walaupun tidak seluruh anggota bisa datang dan berkumpul, namun kedatangan beberapa teman yang tinggal di sekitar base camp sudah cukup mewakili.
Setelah doa selesai, perbincangan mengenai sosok Pak Wujud pun mengalir begitu saja. Tanpa dikomando. Tiap-tiap orang pun bercerita tentang kenangannya. Tak terasa adzan Isya' terdengar berkumandang di musholla dekat base camp. [KHO]
Jumat, 13 Februari 2009
Langganan:
Postingan (Atom)
Blog Archive
Popular Posts
-
*No Urut Tampil Festival Hadrah Nusantara VIII* DI PP. TARBIYATUT THOLABAH *SHIFT 1 (15.30 - 17.30)* 1. AL MUHIBBIN JR 2. AL HAROMAIN 3...
-
COPAS FB KH. SALIM AZHAR DIALOG MENGGELITHIK KAPAN MLETHE'E JARAK Ustadz muda diundang ngaji di desa Gunungan Grabakan Tub...
-
Assalamu'alaikum Wr Wb Update hasil TM Fesban Nusantara 8 di ponpes Tarbiyatut Tholabah. Yg diselenggarakan Wasiat Jakarta. JUKLAK (P...
-
ππWelcome Oktober!!!ππ πDatang dan Meriahkan!!!π π« *Terbuka untuk umum*π« Dalam rangka memeriahkan Milad ke-28, *Him...
-
Bagi sahabat-sahabat yang ingin kuliah, namun kesulitan dalam hal pembiayaan, ada salah satu solusi. Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab...
-
Malam itu saya sengaja membuka-buka buku Album Kenangan MA Tabah milik saya. Di halaman pertama daftar guru, mata saya langsung tertuju p...
-
Malam tadi (25/09/08), saya nginep di rumah Cak Ud, di Ruko Prima Ciputat. Saya hendak konfirmasi mengenai pembicara seminar (Pak Hamid Syar...
-
Asslamualaikum wr wb. Selamat sore kluarga besar WASIAT JAKARTA. Sehubungan dengan memperingati 6 hari wafatnya cak Millah hasan. Mari kita...
-
Oleh: Drs. H. Hamid Syarif, MA* Pada awalnya, para the founding father pondok pesantren; kiai, ulama, masyayikh, dan asatidz mendirikan atau...
-
Percaya tidak? Niat dan kemauan untuk menerjuni dunia usaha tidak melulu karena mempunyai modal cukup atau pengalaman yang mumpuni di suatu ...